Berik「Sabah Sports Platform」ut Bahaya Konsumsi Daging Babi Menurut Para Ahli Gizi Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Kasino online

Baca Sabah SSabah SpoSabah Sports Platformrts Platformports Platformjuga: Mengenal Demam Babi Afrika dan Hog Cholera di Sumut

AdapuSabah SpoSabah Sports Platformrts Platformn negara maju yang banyak mengonsumsi daging babi yakni Amerika maupun Eropa.

"Oleh karena itu, cara pengolahannya harus tepat salah satunya adalah dimasak dengan benar-benar matang," kata dia.

"Daging babi juga berisiko menyebabkan infeksi parasit (parasitnya berupa cacing pita dan cacing Truchinella spiralis), sehingga tidak boleh dikonsumsi mentah atau setengah matang," ujar Inge saat dihubungi terpisah oleh Kompas.com, Rabu (13/5/2020).

Salah satu upaya yang dapat dicegah yakni dengan memasak daging tersebut hingga benar-benar matang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Meski begitu, Harry mengungkapkan bahwa seiring semakin modernnya zaman, kasus cacing pita pada babi ini mulai berkurang.

Hal inilah yang membedakan antara daging babi dengan daging sapi.

Tidak hanya itu, dokter spesialis gizi klinik dari Mpchtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam Hospital, Jakarta Selatan, dr Inge Permadhi juga mengungkapkan hal serupa terkait bahaya mengonsumsi daging babi.

Di dua negara ini juga sering dilakukan infeksi produk-produk daging babi guna mengontrol jumlah daging babi dengan cacing.

Inge juga mewajibkan agar tidak terkena infeksi dari parasit, sebaiknya daging harus dimasak matang.